Bupati Buol Instruksikan ASN Hentikan Aktivitas Untuk Sholat Berjamaah

Berita Keren  Buol — Usai melaksanakan shalat dzuhur, Bupati Buol H. Amirudin Rauf mengintruksikan kepada seluruh Ketua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilyahnya yang beragama Islam agar 15 menit sebelum waktu sholat sudah harus ke masjid serta menghentikan seluruh aktifitas kantor.

“Masjid Agung ini berada di tengah tengah perkantoran, maka saya instruksikan kepada seluruh kepala OPD bahwa 15 menit sebelum waktu sholat sudah harus ke masjid. Termasuk rapat-rapat, saya wajibkan untuk hentikan aktivitas 15 menit sebelum waktu shalat, persiapan melaksanakan sholat,” ujar Bupati Buol, Senin (18/1/2021)

Bupati juga menyampaikan, bahwa pemerintah bukannya memerintahkan orang untuk sholat, tapi pemerintah hanya memberikan ruang bagi para ASN dan masyarakat untuk sholat.

“Saya tidak akan membuat dalam bentuk aturan, nanti akan menjadi sorotan”, tutur Bupati.

Ia juga meminta agar ditandai 15 menit sebelum waktu sholat dengan lantunkan tahrim agar menghentikan seluruh aktifitas.

“Maka ketika ada tanda itu, saya perintahkan untuk menghentikan semua kegiatan apapun”, ucap Bupati dua periode ini.

Bupati menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Buol ingin membangun peradaban Islam. Artinya umat islam dimanapun berada, menjadi kesenangan orang, menjadi rahmat bagi orang, jangan kita terjebak pada emosional kita.

“Peradaban yag ingin kita bangun adalah peradaban rahmatan lil alamin, sehingga hadirnya masjid agung ini bukan hanya kita yang menikmati tapi juga bagi agama lainnya,” jelasnya.

Bahwa secara psikologis, apabila hati sudah tumpul maka akan berimplikasi pada kesombongan, dan sebagainya. Maka masjid ini menjadi salah satu peluang yang sangat baik untuk kita manfaatkan agar menjaga hati kita.

Bupati juga berharap didalam masjid agung dapat dilaksanakan kajian-kajian.

“Silahkan susun topiknya, yang berbeda setiap harinya. Sehingga kita bisa mendapatkan tambahan ilmu yang luas. Sebab dengan kajian, kita semua terlibat. Maka tugas dari DKM adalah menyusun topik sehingga topik kajian menjadi menarik. Ada hari hari tertentu misalnya diwaktu minggu subuh, kita undang pakar Al-Qur’an untuk sama-sama mengkaji masalah bacaan Al-Qur’an kita. Sehingga jamaah yang hadir bisa merasakan manfaaat yang luar biasa,” harap Bupati Buol.

“Saya berharap mudah-mudahan hal ini bisa dipraktekkan, masjid ini memakan biaya 60 milyar. Mahal sekali masjid ini, maka optimalkan masjid ini untuk segala manfaatnya. Bukan hanya digunakan untuk sholat,” Tambah Bupati.

Terakhir beliau berharap agar protokol kesehatan selama di masjid tetap di laksanakan oleh para jamaah secara konsisten.

“Saya tidak akan absen kalian, tapi saya lihat dan hapal wajah kalian yang sering datang ke masjid,” tutup Bupati disambut tawa para jamaah.(*)

Sumber : Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *