Rumah Jabatan Bupati Disegel, Benarkah AGM Kena OTT KPK?

Berita Keren | PPU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (12/1/2022).

Dari informasi yang dihimpun, OTT menyasar sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab PPU yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi.

Bahkan, ruangan Sekda di Kantor Bupati PPU dikabarkan telah digeledah dan disegel oleh KPK.

Tak hanya itu saja, rumah jabatan dinas Bupati PPU, Abdul Gafur Masud, di Jalan Unocal, Kecamatan Penajam, juga tak luput dari pemeriksaan KPK.

Tampak terlihat sejumlah pintu rumah jabatan Bupati PPU disegel usai penggeledahan dilakukan.

Segel berwarna merah hitam tampak dipasang pintu masuk rumah jabatan.

Sementara suasana di rumah jabatan sendiri tampak sepi. Dua petugas dari Satpol Kabupaten PPU tampak berada di pos dan melarang untuk masuk di dalam rumah jabatan Bupati PPU.

“Ngga boleh masuk mas,” ujar seorang Satpol PP, Kamis (13/1/2022).

Ia mengaku segel tersebut dipasang tadi malam dan tidak mengetahui siapa yang memasang dan mengaku dilarang untuk membuka segel tersebut.

“Tidak boleh katanya dibuka segelnya,” ucapnya.

Sementara seorang warga yang berada tak jauh dari rumah jabatan mengaku tak mengetahui kejadian tersebut.

Sementara itu, seorang petugas Satpol PP yang enggan disebut namanya mengatakan, bahwa tadi malam ada tiga mobil rombongan dari KPK yang datang di rumah jabatan.

“Tadi malam tiga mobil cuma parkir di luar saja,” ujarnya.

Namun menurutnya, dari sejumlah orang datang, hanya beberapa orang saja yang mengaku dari KPK.

Bahkan Satpol PP sempat menanyakan identitas petugas yang datang.

“Mereka menunjukkan identitas dari KPK,” ujarnya.

Ia mengatakan, mereka meminta agar segel tidak dibuka termasuk tidak difoto.

“Mereka minta jangan ada yang buka dan difoto,” akunya.

Dari informasi yang dilansir dari TribunKaltim.co, sejumlah orang yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi telah dibawa KPK, dan kini diamankan di Polda Kaltim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *