Tidak Setor Retribusi Selama Dua Bulan, Dishub Berhentikan Aktivitas Parkir Sementara

Muhammad Urip

Berita Keren – Parigi Moutong – Adanya juru parkir tidak setor retribusi selama dua bulan. Tim LLAJ Dinas Perhubungan Parigi Moutong berhentikan sementara aktivitas parkir pada Pasar Sentral Parigi (PSP). Senin (30/08)

Sebagai salah satu dinas penghasil pendapatan daerah, sudah semestinya pengefektian harus tetap dilakukan demi tercapainya satu target PAD yang ditentukan sebelumnya. Namun saat ini, kinerja Dishub Parigi Moutong dinilai belum bisa bahkan disinyalir tidak akan mencapai target.

Hal itu berdasarkan pemberitaan media ini sebelumnya, saat rapat badan anggaran DPRD Kabupaten Parigi Moutong, yang saat iti dihadiri juga Dinas Perhubungan dan sejumlah OPD lainya, Kamis (19/08).

Pada rapat tersebut sejumlah anggota DPRD menyoroti kinerja Dishub melalui PAD pada sektor parkir. Pada laporan Dishub tersebut realisasi PAD masih sangat sedikit dari target yang telah ditentukan.

Sehingga menguatkan, bahwa realisasi yang masih sedikit karena tidak adanya setoran dari petugas parkir selama dua bulan terakhir.

Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Parigi Moutong Muhammad Urip. Saat dikonfirmasi mengungkapkan, pihaknya sudah mengundang petugas parkir untuk menyampaikan kendala mengapa  sampai tidak menyetor, tetapi kata ia pihak petugas parkir tidak merespond panggilan tersebut

“Setelah dievaluasi mereka tidak menyetor selama dua bulan, maka diperintahkanlah kita meniadakan parkiran atau memberhentikan sementara. Karena sudah diundang dan sudah diberikan penjelasan bahwa seharusnya harus menyetor,” ungkapnya.

Ia mengatakan, masyarakat yang saat ini sudah diberi tanggungjawab untuk menjaga parkir pada PSP adalah masyarakat yang sudah lama menjadi petugas parkir pada PSP tersebut. Sehingga, kembali melamar ke pihak Dishub untuk kembali menjaga parkir pada lokasi tersebut.

Urip menyebutkan, untuk target retribusi pada sektor parkir tersebut adalah sebesar Rp1.500.000 perbulanya. Dengan memungut dua ribu perkendaraan baik roda dua maupun roda empat.

“Dia seharusnya setiap satu bulan menyetor, dan kalau tidak menyetor kita harus konfirmasi apa kendalanya. Tetapi saat kita undang berapa kali tidak direspon terpaksa kita harus turunkan tim dishub, sehingga melihat apa reaksi mereka,” tandasnya

Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan konsekuensi, apabila mereka tidak menyetor dengan berat hati pihak dishub akan mengganti petugasnya

Apabila dia suda melunasi selama dua bulan ini maka kita akan buka kembali,” terangnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *