Dprd Parigi Moutong Berharap Sekda Lebih Aktif Menasehati Opd

Berita Keren – Parigi Moutong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong, berharap Sekertaris Daerah (Sekda) lebih aktif menasehati Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) yang di gelar, di Gedung Dprd Kabupaten Parigi Moutong, Senin (23/8) tersebut.

Pembahasan yang di pimpin oleh Alfreds Tonggiro tersebut juga di hadiri oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran selaku ketua Tim  Anggaran Pemerintah Daerah.

Pembahasan yang menyangkut pendapatan dan belanja daerah tersebut Nampak tidak sesuai dengan kenyataan, pasalnya dokumen yang di lampirkan oleh beberapa OPD terdapat kebesaran belanja dari pada pendapatan daerah kabupaten Parigi Moutong.

Hal tersebut di ungkapkan oleh salah satu Anggota Legislative Kabupaten Parigi Moutong, leli pariangi.

“ Nah di bandingkan dengan kemarin ada laporan dari opd – opd, jika saya sandingkan dengan apa yang di sandingkan pak yusrin hari pertama, bahwa kalau kita lihat secara detail pendapatan lebih kecil dari pada belanja, karena kenapa tetapi jika kita sandingkan juga dengan laporan opd  penghasil kemarin ada yang melebihi target dari buku besar” ujar Leli dalam rapat tersebut, Senin (23/8).

Lanjut leli, pihaknya merasa keterlambatan pendapatan oleh opd di kabupaten Parigi moutong sendiri karena tidak terdaftar  dalam aplikasi yang telah di siapkan tersebut oleh pihak yusrin

“ Kemarin saya sempat bertanya – tanya, ada kalau tidak salah ingat pak yusrin bilang kenapa sampai ada keterlambatan pembayaran, karena ada beberapa opd yang tidak masuk dalam aplikasi atau dalam system” pungkasnya

Ia juga menegaskan, pihaknya hanya butuh data untuk di bahas dalam rapat  tersebut, lanjutnya karena pihaknya merasa hal  tersebut Devisit untuk di bahas tanpa data yang jelas.

Leli juga berharap sekda  lebih tegas untuk menasehati opd opd yang berada di kabupaten Parigi Moutong.

“Kami ini hanya minta data saja, kita berbicara data. Karena kalau mau dilihat di depan ini hanya devisit begitu, belanja lebih besar dari pada pendapatan, kita tidak bisa berbuat apa – apa karena  waktu itu kita berbicara dengan kadis kadis, saya hanya  meminta opd-opd lebih aktih lah, saya juga berharap pak sekda juga bisa menasehati mereka”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *