KPK Tangkap Bupati Penajam Paser Utara, Uang Diduga Suap Turut Disita

Berita Keren | PPU – KPK menemukan adanya sejumlah uang dalam rangkaian OTT terhadap Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas’ud. Diduga, uang terkait dengan suap.

“Dalam kegiatan tangkap tangan ini juga diamankan barang bukti di antaranya uang dalam pecahan rupiah yang jumlahnya akan kembali dihitung dan dikonfirmasi kepada pihak-pihak terperiksa,” kata plt juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis (13/1).

KPK menyebut total ada 11 orang yang diamankan dalam OTT tersebut. Penangkapan dilakukan di Jakarta dan di Kalimantan Timur.

Selain Abdul Gafur, sejumlah ASN Pemkab Penajam Paser Utara serta pengusaha turut diamankan dalam OTT tersebut. KPK menduga telah terjadi praktik suap dan gratifikasi.

Saat ini, mereka masih berstatus terperiksa. KPK mempunyai waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum mereka.

Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan calon ibu kota baru Indonesia. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara, Selat Makassar dan Kota Balikpapan, Kabupaten Pasir, dan Kabupaten Kutai Barat.

Wilayah ini merupakan kabupaten termuda di provinsi Kalimantan Timur yang merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Paser.

Awalnya, Penajam Paser Utara secara formal masuk dalam wilayah Kabupaten Paser. Namun, atas inisiatif dan prakarsa sejumlah masyarakat melalui tim yang bernama Tim Berhasil Wilayah Utara Menuju Kabupaten menjadikan wilayah ini kabupaten baru di Kalimantan Timur.

Bupati pertama di Penajam Paser Utara adalah Yusran Aspar dengan Wakil Bupati Ihwan Datu Adam periode 2003-2008. Sekarang, kabupaten ini dipimpin oleh Bupati Abdul Gafur Mas’ud dan wakilnya Ir. H Hamdam. Mereka akan memimpin hingga tahun 2023. (Kmpr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *